Sabtu, 26 November 2016

salahkah nesya?

Nesya, seorang murid di salah satu SMP di Bogor. Dia punya banyak sahabat, salah satunya Devi. Oh ya, Nesya suka dengan salah satu anak futsal di sekolahnya, sebut saja si A. Nesya sudah menyukainya sejak lama. Tapi, gak ada yang tau kalau Nesya suka sama A.
Suatu hari, Nesya memberitahu kalau dia suka sama A pada salah satu sahabatnya, Dinda. Dinda langsung memberi tahu kepada sahabatnya yang lainnya. Saat Devi mendengarnya, dia terlihat tidak suka. Dan setelah diselidiki, Devi ternyata juga menyukai A. Nesya dan Devi sama-sama menyukai A sejak awal kelas 8. Nesya pun memutuskan untuk move on dari A, dan langsung mengatakan pada Devi bahwa dia sudah move on. Namun ternyata, move on sangatlah sulit. Sudah berbulan-bulan Nesya mencoba move on, tapi dia tidak pernah berhasil. Akhirnya, Nesya menyerah. Dia merasa bahwa dirinya pengkhianat, karena sudah mencintai orang yang dicintai sahabatnya sendiri. Nesya menyembunyikan perasaannya yang masih ada sampai saat ini. Sahabatnya yang lain pun tahu bahwa Nesya masih menyukai A, hanya Devi yang tidak mengetahuinya.
Awal Maret, Devi bercerita bahwa dia chatting dengan A, dan A nembak dia. Tapi Devi menolak, karena dia tidak boleh berpacaran. Nesya percaya dengan cerita sahabatnya itu. Hatinya terasa sakit, dan nafasnya pun terasa sesak. Tapi dia tetap berusaha tersenyum untuk kebahagiaan sahabatnya. Namun, ada beberapa sahabat Nesya yang tidak percaya dengan cerita Devi.
Akhirnya, terungkap sudah kebenarannya. A tiba-tiba mengirim chat pada Nesya dan mengatakan bahwa dia gak pernah chat sama Devi dan dia gak pernah nembak Devi sama sekali. A minta bantuan agar Nesya bilang pada Devi untuk tidak berbohong. Nesya berusaha untuk bicara dengan Devi. Namun Devi, tidak mengerti dengan apa yang Nesya katakan. Entah dia pura-pura tidak mengerti, atau dia memang tidak mengerti. Devi mengatakan bahwa dia benar-benar chat dengan A dan dia juga pernah ditembak. Nesya bingung karena harus percaya dengan siapa.
Akhirnya, Devi minta maaf ke A. Masalah selesai. Devi bilang dia sudah move on dari A, tapi ternyata belum. Allah, Allah, Allah.. Nesya hanya bisa untuk sabar sampai saat ini, karena Devi selalu membuat hatinya sakit dengan salah tingkahnya saat melihat A, seolah dia ingin menunjukkan bahwa A hanya miliknya. Apa Nesya salah karena dia mencintai A?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar